Sudah Jatuh, Tertimpa Asap: Beban Ganda Karhutla 2026
Inilah cerita kelompok-kelompok rentan dari garis depan Karhutla: Kisah para perempuan yang menanggung beban ganda, para penyandang disabilitas tanpa akses evakuasi dan masyarakat adat yang terancam kriminalisasi.
UNEP Sampaikan 25 Rekomendasi Bersihkan Bumi dari Polusi Udara dan Iklim
Perubahan iklim dan polusi udara memiliki sumber pencemaran yang sama, namun sering dinilai sebagai masalah yang terpisah. Laporan terbaru Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-bangsa (United Nations Environmental Programme) berjudul “Hidden assets: The economic and health case for climate and clean air action” menjabarkan 25 rekomendasi solusi yang terbukti efektif mengurangi polusi udara dan polusi iklim.
Hari Udara Bersih 2026: Tiga Tahun Berlalu, Warga Kembali Menuntut Haknya
Setelah menang di pengadilan tiga tahun yang lalu, penggugat, dan Koalisi IBUKOTA kembali mendesak Presiden, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Lingkungan Hidup untuk melaksanakan implementasi putusan gugatan polusi udara dan mengendalikan sumber emisi di Jakarta.
Menerima Keniscayaan Krisis Iklim Tanpa Menyerah
Dunia tidak akan pernah kembali ke kondisi normal yang kita ketahui, apa pun yang kita lakukan sekarang. Yang masih bisa kita tentukan hanyalah seberapa tinggi puncak kenaikan suhu bumi, seberapa lama ia bertahan di sana, dan seberapa cepat ia bisa turun kembali. Setiap sepersepuluh derajat kenaikan suhu yang bisa kita hindari, akan mengurangi risiko. Setiap tahun yang dipangkas dari durasi pelampauan suhu, akan mengurangi paparan bahayanya.
UN Report Confirms World to Cross 1.5°C Warming Limit
Welcome to boiling world and climate extreme planet. The world is on track to cross the 1.5°C global warming threshold, likely within the next few years, according to a major new UN Environment Programme (UNEP) report released today (2/9). Limiting Overshoot finds that even the most optimistic scenario now points to a peak temperature rise of 1.8°C.
BROJOLAN: Dunia Lebih Cepat dari Cara Kita Berpikir dan Bertindak?
Setelah hampir tiga dekade akumulasi data, teknologi, kebijakan, pembiayaan, kelembagaan, dan pengalaman, apakah tekanan iklim yang kembali datang menghasilkan kerusakan yang lebih kecil, paparan manusia yang lebih rendah, pemulihan yang lebih cepat, ekosistem yang lebih sehat, dan kapasitas kelembagaan serta masyarakat yang lebih kuat? Ataukah sebaliknya?
Sudah Jatuh, Tertimpa Asap: Beban Ganda Karhutla 2026
Inilah cerita kelompok-kelompok rentan dari garis depan Karhutla: Kisah para perempuan yang menanggung beban ganda, para penyandang disabilitas tanpa akses evakuasi dan masyarakat adat yang terancam kriminalisasi.
11 Cara Melindungi Diri dari Bahaya Asap Karhutla
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga menimbulkan ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat. Asap karhutla mengandung campuran kompleks berbagai polutan, terutama particulate matter (PM10 dan PM2.5), ultrafine particles, karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO₂), sulfur dioksida (SO₂), ozon, hidrokarbon aromatik polisiklik (PAHs), serta sejumlah senyawa dan logam toksik.
UNEP Sampaikan 25 Rekomendasi Bersihkan Bumi dari Polusi Udara dan Iklim
Perubahan iklim dan polusi udara memiliki sumber pencemaran yang sama, namun sering dinilai sebagai masalah yang terpisah. Laporan terbaru Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-bangsa (United Nations Environmental Programme) berjudul “Hidden assets: The economic and health case for climate and clean air action” menjabarkan 25 rekomendasi solusi yang terbukti efektif mengurangi polusi udara dan polusi iklim.
El Niño Memburuk, Penduduk Kelaparan Akut Bertambah 49 Juta Jiwa
Jumlah penduduk di wilayah sangat rentan yang mengalami kelaparan akut diperkirakan akan meningkat hampir 50 juta jiwa akibat memburuknya fenomena cuaca El Niño di seluruh dunia. Data terbaru ini disampaikan oleh Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa Bangsa (WFP), Rabu, 5 Agustus.
Konservasi dan Standarisasi Purwoceng untuk Perkuat Industri Herbal Nasional
Purwoceng sebagai tanaman endemik Indonesia harus kita konservasi, harus kita budidayakan, dan harus kita standarisasi agar menjadi bahan baku herbal unggulan yang mampu menopang kemandirian industri fitofarmaka nasional.
KMS Desak Pemerintah Perkuat Fiskal melalui ‘Windfall Tax’
Sepanjang kuartal I 2026, realisasi subsidi dan kompensasi energi mencapai Rp118 triliun. Angka tersebut telah mencapai lebih dari separuh dari total alokasi subsidi energi tahun 2026 sebesar Rp210 triliun. Kondisi ini menunjukkan bahwa volatilitas harga energi fosil global masih menjadi salah satu faktor utama yang membebani fiskal negara.
Peluncuran 100 GW PLTS Harus Diikuti Penghentian Proyek Gas Fosil
Peluncuran program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GW secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto di Jembrana, Bali, harus menjadi momentum untuk mempercepat transisi energi secara menyeluruh, bukan sekadar pembangunan pembangkit skala besar. Pengembangan energi surya juga harus membuka ruang yang luas bagi PLTS skala kecil, termasuk PLTS Atap yang dapat dikembangkan oleh rumah tangga, komunitas, fasilitas publik, maupun dunia usaha.
Bangsa Besar Tidak Dibangun oleh Angka Besar
Bangsa besar tidak lahir dari kegemaran membuat proyek besar, melainkan dari kemampuan menentukan mana yang benar-benar penting bagi masa depannya. Kepemimpinan diuji bukan ketika sebuah ambisi diumumkan, melainkan ketika harus dibedakan antara apa yang sekadar tampak besar dan apa yang sungguh bernilai untuk hari ini dan di masa mendatang.
Indonesia Berpotensi Rugi Rp214 Triliun Akibat Lonjakan Harga Minyak
Saat perusahaan-perusahaan minyak terbesar dunia mencetak rekor laba sebesar $93 miliar pada kuartal kedua 2026, analisis terbaru dari 350.org menunjukkan, rumah tangga di Indonesia menanggung akibatnya. Guncangan harga minyak akibat perang Iran membebani perekonomian keluarga hingga miliaran dolar.
Sudah Jatuh, Tertimpa Asap: Beban Ganda Karhutla 2026
Inilah cerita kelompok-kelompok rentan dari garis depan Karhutla: Kisah para perempuan yang menanggung beban ganda, para penyandang disabilitas tanpa akses evakuasi dan masyarakat adat yang terancam kriminalisasi.
Al Gore Perkuat Kepemimpinan Iklim Asia Tenggara
The Climate Reality Project menggelar Climate Reality Leadership Corps Training di Singapura pada 8–9 September 2026, mempertemukan 500 peserta dari berbagai negara di Asia Tenggara untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, jejaring, dan kepemimpinan dalam menghadapi krisis iklim.
KKRMA Serahkan Draf RUU Masyarakat Adat ke Baleg DPR RI
Draf versi masyarakat sipil ini mendorong 11 isu utama, mulai dari penguatan definisi dan istilah masyarakat adat, wilayah adat, perlindungan dan pengakuan yang tidak panjang dan berlapis, Free Prior and Informed Consent (FPIC), perempuan adat, Komisi Masyarakat Adat, rehabilitasi, restitusi dan kompensasi, pemberdayaan, badan usaha, dan aturan pidana.
Menyemai Perubahan dan Membangun Masa Depan Hijau
Di berbagai wilayah Australia, semakin banyak anak muda yang mulai mengenal persoalan perubahan iklim melalui pendidikan, kegiatan komunitas, diskusi, maupun berbagai proyek kreatif. Mereka tidak hanya belajar memahami apa yang sedang terjadi pada lingkungan, tetapi juga mulai mencari cara untuk mengambil bagian dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Karhutla Berulang, Saatnya Revisi Total UU Kehutanan
Koalisi #ResetKehutanan yang beranggotakan lebih dari 30 organisasi masyarakat sipil di berbagai wilayah Indonesia menegaskan peristiwa karhutla bukan sekadar fenomena alam yang disebabkan El Nino, melainkan cermin atas tata kelola kehutanan yang eksploitatif dan tidak berorientasi terhadap perlindungan lingkungan.
Kisah Tragis Konflik Manusia dan Gajah di Damar Hitam
Konflik manusia dan satwa liar kembali memakan korban di Dusun V Damar Hitam, Desa Mekar Makmur. Dusun ini sudah lama hidup berdampingan dengan ancaman gajah liar. Ladang rusak, jalan hancur, tanaman musnah menjadi trauma bagi warga yang tak kunjung sembuh. Diperlukan solusi paripurna untuk mencegah konflik berlanjut.
11 Cara Melindungi Diri dari Bahaya Asap Karhutla
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga menimbulkan ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat. Asap karhutla mengandung campuran kompleks berbagai polutan, terutama particulate matter (PM10 dan PM2.5), ultrafine particles, karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO₂), sulfur dioksida (SO₂), ozon, hidrokarbon aromatik polisiklik (PAHs), serta sejumlah senyawa dan logam toksik.
Menyelamatkan Katingan dari Krisis Iklim
Pendekatan business as usual tidak lagi memadai. Katingan membutuhkan strategi adaptasi yang berbasis ekosistem sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Setidaknya terdapat tiga bentang ekosistem yang perlu menjadi prioritas.
Ketika Nepal Menguji Sistem ‘Loss and Damage’ Dunia
Nepal saat ini sedang membawa arsitektur "loss and damage" yang selama bertahun-tahun dibangun melalui ruang negosiasi ke dalam situasi nyata, ketika kerugian telah terjadi dan masyarakat membutuhkan dukungan. Apa yang bisa dipelajari Indonesia dari aksi tersebut?
BROJOLAN: Dunia Lebih Cepat dari Cara Kita Berpikir dan Bertindak?
Setelah hampir tiga dekade akumulasi data, teknologi, kebijakan, pembiayaan, kelembagaan, dan pengalaman, apakah tekanan iklim yang kembali datang menghasilkan kerusakan yang lebih kecil, paparan manusia yang lebih rendah, pemulihan yang lebih cepat, ekosistem yang lebih sehat, dan kapasitas kelembagaan serta masyarakat yang lebih kuat? Ataukah sebaliknya?
Menyemai Perubahan dan Membangun Masa Depan Hijau
Di berbagai wilayah Australia, semakin banyak anak muda yang mulai mengenal persoalan perubahan iklim melalui pendidikan, kegiatan komunitas, diskusi, maupun berbagai proyek kreatif. Mereka tidak hanya belajar memahami apa yang sedang terjadi pada lingkungan, tetapi juga mulai mencari cara untuk mengambil bagian dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.
(Belum) Merdeka dari Sampah!
Banyak cara bagi individu maupun masyarakat atau komunitas mengekspresikan diri ketika memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun ini. Salah satu yang menarik adalah ungkapan soal Indonesia yang (belum) merdeka dari sampah. Ungkapan ini tentu berdasarkan data dan fakta, bukan mengada-ada.
UNEP Sampaikan 25 Rekomendasi Bersihkan Bumi dari Polusi Udara dan Iklim
Perubahan iklim dan polusi udara memiliki sumber pencemaran yang sama, namun sering dinilai sebagai masalah yang terpisah. Laporan terbaru Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-bangsa (United Nations Environmental Programme) berjudul “Hidden assets: The economic and health case for climate and clean air action” menjabarkan 25 rekomendasi solusi yang terbukti efektif mengurangi polusi udara dan polusi iklim.
El Niño Memburuk, Penduduk Kelaparan Akut Bertambah 49 Juta Jiwa
Jumlah penduduk di wilayah sangat rentan yang mengalami kelaparan akut diperkirakan akan meningkat hampir 50 juta jiwa akibat memburuknya fenomena cuaca El Niño di seluruh dunia. Data terbaru ini disampaikan oleh Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa Bangsa (WFP), Rabu, 5 Agustus.
BMKG: Awas Potensi Kekeringan dan Karhutla Makin Parah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Niño akan bertahan setidaknya hingga awal kuartal pertama tahun 2027 dengan puncak intensitas melebihi kategori kuat. Potensi kekeringan ini dapat semakin diperparah dengan potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada periode September hingga Desember 2026.
Alarm Iklim Menyala dari Segala Arah
Lebih dari 250.000 hektar lahan di Eropa terbakar, dengan 1.254 kebakaran terdeteksi sejak awal tahun 2026. Rekor kebakaran hutan melanda Prancis, Spanyol, dan bagian lain Eropa, memaksa evakuasi massal dan menghantam ekonomi regional serta nasional, disertai gelombang panas brutal yang telah mengeringkan lanskap Eropa.
Krisis Iklim adalah Krisis Keadilan
Aliansi Rakyat untuk Keadilan Iklim (ARUKI) menolak pembahasan RUU Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim (PLH-PI) dan mendesak pengesahan Undang-undang Keadilan Iklim terpisah!
Hampir Separuh Anak-anak Dunia Terdampak Multikrisis Iklim
Kekeringan, panas ekstrem, dan gelombang panas adalah tiga bahaya paling umum yang membahayakan jutaan anak di seluruh dunia. Hampir setengah anak-anak dunia – atau 1,1 miliar jiwa – saat ini terpapar setidaknya tiga krisis iklim yang mengancam kesehatan, pendidikan, dan kelangsungan hidup mereka.
Hidup Bisa Utuh Walaupun Peradaban di Ambang Runtuh
"I Eat the Stars: How to Live Fully and Beautifully in a Collapsing World" adalah buku keempat Wilson, dan yang paling ambisius: bukan lagi soal diet atau kecemasan pribadi, melainkan soal keruntuhan sistemik yang, ia yakini, sedang berlangsung di depan mata kita, dengan kecepatan yang menakutkan bagi siapapun yang mengamatinya dari dekat.
Menerima Keniscayaan Krisis Iklim Tanpa Menyerah
Dunia tidak akan pernah kembali ke kondisi normal yang kita ketahui, apa pun yang kita lakukan sekarang. Yang masih bisa kita tentukan hanyalah seberapa tinggi puncak kenaikan suhu bumi, seberapa lama ia bertahan di sana, dan seberapa cepat ia bisa turun kembali. Setiap sepersepuluh derajat kenaikan suhu yang bisa kita hindari, akan mengurangi risiko. Setiap tahun yang dipangkas dari durasi pelampauan suhu, akan mengurangi paparan bahayanya.
Merawat Tradisi Membaca dan Menulis di antara Keriuhan Media Sosial dan Kecerdasan Buatan
Media sosial telah memorakporandakan kemampuan konsentrasi. Dan buat mereka yang tak punya gairah mencari tahu, Kecerdasan Buatan menyediakan dalih yang luar biasa untuk mengorbankan sesedikit waktu dan memberi ilusi kompetensi.
Gletser yang Runtuh di Nepal adalah Ulah Kita Semua
Dibanding negara-negara maju dunia yang meraih kemakmuran dengan menghasilkan polusi gas rumah kaca raksasa penyebab perubahan iklim dan pemanasan global, emisi gas rumah kaca yang diproduksi Nepal sangat rendah, bahkan nyaris tidak ada (sekitar 0,1% dari emisi gas rumah kaca global). Ironisnya, masyarakat Nepal kini harus menanggung sebagian dari akibat paling brutal dari pemanasan yang sebagian besar diciptakan di tempat lain.
Wisdom Capital: Modal yang Tak Pernah Pensiun
Indonesia saat ini duduk di atas kekayaan yang tak pernah masuk dalam neraca pembangunan mana pun: jutaan warga senior yang membawa enam, tujuh, delapan dekade pengalaman hidup, dan yang oleh masyarakat kita—masyarakat yang tergesa-gesa, yang mengukur nilai seseorang dari kecepatan dan kebaruan—terlalu sering diperlakukan seolah telah lewat masa gunanya.
Belajar Hidup dengan Kabar Buruk agar Bisa Terus Berkarya
Dari Ukraina hingga Gaza dan Iran, perang-perang baru terus membakar hutan, meracuni tanah dan air dengan logam berat serta zat kimia, serta menyumbang emisi gas rumah kaca dalam jumlah yang sebanding dengan emisi satu negara—sementara sumberdaya yang semestinya dipakai untuk rehabilitasi, restorasi, dan regenerasi ekologis justru dibakar habis untuk membangun kembali apa yang baru saja dihancurkan.
Wildfires Spark Calls for Türkiye’s Leadership on Fossil Fuel Phaseout
With hundreds of people evacuated and thousands without power due to wildfires in Türkiye’s Antalya – the Mediterranean coastal province where world leaders will gather for COP31 – 350.org said that the blazes are a reminder that a hotter, drier climate will continue to exact its toll on ordinary people unless leaders act urgently to phase out fossil fuels.
Pacific Climate Advocates Condemn Australian Climate Hypocrisy
Pacific Climate Advocates condemn the Australian Government’s decision to expand the Saraji coal mine, extending operations by 30 years and emitting a further 120 million tonnes of climate pollution. The extension was announced as Australian Prime Minister Albanese met with Pacific leaders who maintain that climate change is the “single greatest threat to the livelihoods, security and wellbeing of Pacific people and communities.”
UN Report Confirms World to Cross 1.5°C Warming Limit
Welcome to boiling world and climate extreme planet. The world is on track to cross the 1.5°C global warming threshold, likely within the next few years, according to a major new UN Environment Programme (UNEP) report released today (2/9). Limiting Overshoot finds that even the most optimistic scenario now points to a peak temperature rise of 1.8°C.
‘Fossilflation’ is Hitting Households Worldwide
Six months since the closure of the Strait of Hormuz sent shockwaves through global energy markets, 350.org is warning that households around the world are paying the price of continued dependence on volatile fossil fuels. The Strait of Hormuz is a critical global energy chokepoint, carrying roughly a quarter of the world’s seaborne oil and a fifth of its LNG.
Nepal-Tibet Flash Flood Shows Deadly Price of Climate Delay
A glacial collapse that resulted in a flash flood in the Nepal-Tibet border shows that climate delay is proving to be deadlier and more destructive than world leaders admit, climate groups said. Disasters like this are becoming more frequent and more deadly as the Himalayas warm and glaciers destabilize.
Indonesia May Lose Up to $13 Billion in Oil Spikes
As the world’s biggest oil companies posted $93 billion in profits in the second quarter of 2026, new analysis by 350.org shows that Indonesian households are paying the price, with Iran war-driven oil shocks imposing billions of dollars on the economy.


































