Energi Surya dan Bayu Kini Jadi Pilihan Dunia

Setelah dikenali sebagai sumber energi utama, energi surya dan energi bayu saat ini mengokohkan diri sebagai energi pilihan dunia. Kesimpulan ini muncul dari hasil analisis terbaru Deloitte, jaringan jasa profesional ternama asal Inggris.

Dalam laporannya yang berjudul Global Renewable Energy Trends, Deloitte menyebutkan, ada dua faktor yang telah membantu energi surya dan bayu mampu berkompetisi dengan sumber energi konvensional lain dan menang!

Faktor pendukung dan faktor permintaan menjadi kunci keberhasilan energi surya dan bayu menjadi energi pilihan dunia.

Faktor pendukung yang pertama adalah saat energi terbarukan mencapai titik paritas antara harga dan kinerja (price and performance parity) baik di dalam maupun di luar jaringan. Yang kedua, energi surya dan angin memiliki potensi untuk membantu menyeimbangkan jaringan. Sementara pendukung yang ketiga adalah hadirnya teknologi-teknologi baru yang menambah daya saing dari energi surya dan bayu.

Dari sisi permintaan, konsumen energi saat ini mulai memikirkan sumber energi yang dapat diandalkan (reliable), terjangkau (affordable) dan bertanggung jawab terhadap lingkungan (environmentally responsible energy sources).

Tidak tanggung-tanggung, menurut Deloitte konsumen utama yang memiliki karakteristik tersebut adalah kota-kota dunia yang ingin mengintegrasikan energi terbarukan dalam rencana pembangunan kota pintar mereka (smart cities).

Konsumen skala besar lainnya adalah komunitas yang ingin mandiri secara energi dengan menggunakan energi terbarukan, termasuk negara-negara berkembang yang memimpin peralihan ke energi bersih dan ramah lingkungan.

Jangan dilupakan juga perusahaan atau korporasi modern seperti Google, Microsoft, yang terus meningkatkan bauran energi terbarukan mereka. Peralihan dalam skala masif ini akhirnya menginspirasi konsumen skala rumah tangga untuk memilih energi terbarukan.

Satu hal yang pasti, tren positif ini akan terus berlanjut seiring dengan semakin besarnya pemahaman masyarakat, komunitas dan perusahaan atas keterkaitan sektor energi dengan lingkungan dan perubahan iklim. Mereka yang berkampanye energi bersih dan perubahan iklim boleh berbangga, laporan terbaru Deloitte ini adalah salah satu buktinya.

Redaksi Hijauku.com

By |2018-09-24T17:41:19+00:0024 September 2018|Berita, Energi, Iklim, Teknologi|0 Comments

About the Author:

Hijauku.com adalah portal hijau pertama di Indonesia. Sejak Maret 2011, kami terus berbagi inspirasi dan solusi ramah lingkungan. Kami merayakan ilmu pengetahuan sebagai landasan pembangunan berkelanjutan.

Leave A Comment

CAPTCHA *