Inilah 15 Kawasan Konservasi Baru Terbaik Versi IUCN

The International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkan 15 kawasan konservasi baru dalam IUCN Green List, daftar kawasan-kawasan konservasi terbaik dunia. Kawasan konservasi yang masuk dalam daftar ini adalah kawasan yang telah menerapkan standar pengelolaan kawasan konservasi terbaik di seluruh dunia.

Daftar IUCN Green List diluncurkan pada tahun 2014. IUCN menilai efektivitas pengelolaan kawasan konservasi berdasarkan kualitas tata kelola dan dampaknya bagi masyarakat dan lingkungan. Kawasan konservasi harus memenuhi 17 kriteria penilaian yang ketat di empat tema penilaian untuk bisa masuk dalam IUCN Green List. Keempat tema penilaian mencakup: kepemimpinan (governance), manajemen, rancangan dan perencanaan, serta hasil yang telah dicapai oleh kegiatan konservasi (conservation outcomes).

Saat ini 39 kawasan konservasi terbaik telah masuk dalam IUCN Green List. Hanya dua negara dari Asia yang masuk dalam daftar ini yaitu China dengan 6 kawasan konservasi dan Korea Selatan dengan 3 kawasan konservasi. Perancis adalah negara dengan kawasan konservasi terbanyak yang masuk dalam IUCN Green List.

“Jika kita serius ingin memulihkan keanekaragaman hayati, kita harus memastikan kawasan konservasi melakukan apa yang jadi tugas mereka – menjadi ‘rumah’ bagi keanekaragaman hayati,” ujar Inger Andersen, Direktur Jenderal IUCN sebagaimana dikutip dalam berita IUCN.

“Kawasan konservasi yang masuk dalam IUCN Green List telah mencapai standar yang sangat baik dengan manfaat yang nyata bagi alam maupun komunitas lokal. Kami mengucapkan selamat pada kawasan konservasi baru yang masuk dalam daftar ini. Kawasan-kawasan baru tersebut telah memberikan inspirasi untuk kawasan konservasi lain di seluruh dunia,” tambahnya lagi.

IUCN Green List juga membantu dalam mengukur pencapaian Target Aichi 11, dimana 17% wilayah daratan dan 10% wilayah lautan dilindungi, dikelola secara efektif pada 2020. Menurut IUCN efektivitas pengelolaan dan perlindungan kawasan konservasi masih belum tercapai hingga saat ini dan perlu ditingkatkan.

Kelima belas kawasan konservasi baru terbaik berasal dari Mesir, Perancis, Yordania, Kenya, Lebanon, Meksiko, Peru dan Uni Emmirat Arab. Sertifikasi kawasan konservasi terbaik diserahkan di Sharm El-Sheikh, Mesir, kemaren, Sabtu, 24 November 2018. Berikut adalah 15 Taman Nasional Terbaik Baru versi IUCN:

  1. Taman Nasional Ras Mohammed – Mesir
  2. Situs Warisan Dunia Wadi Al-Hitan – Mesir
  3. Taman Nasional Laut Côte Bleue – Perancis
  4. Kawasan Suaka Alam Regional Vosges du Nord – Perancis
  5. Kawasan Konservasi Biologi Bois du Loc’h – Perancis
  6. Taman Buru dan Kawasan Suaka Orlu – Perancis
  7. Kawasan Ekosistem Réserve naturelle nationale des Terres australes françaises – Perancis
  8. Hutan Lindung Ajloun – Yordania
  9. Suaka Lahan Basah Azraq – Yordania
  10. Komunitas Konservasi Ol Kinyei – Kenya
  11. Suaka Alam Al Shouf Cedar – Lebanon
  12. Taman Nasional Parque Nacional Zona Marina del Archipiélago de Espíritu Santo – Meksiko
  13. Taman Nasional Cordillera Azul – Peru
  14. Suaka Komunal Amarakaeri – Peru
  15. Suaka Lahan Basah Al-Wathba – Uni Emirat Arab

Redaksi Hijauku.com

By |2018-11-25T08:04:32+00:0025 November 2018|Berita, Fauna, Flora, Lingkungan|1 Comment

About the Author:

Hijauku.com adalah portal hijau pertama di Indonesia. Sejak Maret 2011, kami terus berbagi inspirasi dan solusi ramah lingkungan. Kami merayakan ilmu pengetahuan sebagai landasan pembangunan berkelanjutan.

One Comment

  1. Saeful Rachman 26 November 2018 at 6:39 AM

    Di Indonesia sudah ratusan kawasan konservasi biodiversity dibangun, malah ada yg sejak jaman penjajahan Belanda, tapi kok belum ada yg dianggap baik dan masuk green list tsb ya. Apakah belum dimasukan dalam agrnda penilaian IUCN tsb atau sudah tetapi masih dinailai kurang memenuhi kriteria sbg kwasan konservasi yg baik.

Leave A Comment

CAPTCHA *