ESG is Dead! Long Live Sustainable Investing!
Jalal mengupas laporan khusus "The Economist" terbaru yang membahas "kegagalan" ESG (Environmental, Social, and Governance) dan salah kaprah dibalik ide kegagalan tersebut.
Jalal mengupas laporan khusus "The Economist" terbaru yang membahas "kegagalan" ESG (Environmental, Social, and Governance) dan salah kaprah dibalik ide kegagalan tersebut.
Inpres 5/2019 masih membatasi diri pada hutan alam primer saja. Padahal, untuk mencapai komitmen iklim Indonesia, sangat penting untuk turut melindungi hutan alam sekunder yang kaya.
Bali – Populasi tuna semakin menipis. Laporan terakhir West Pacific and East Asian Seas (WPEA) menyebutkan telah terjadi penurunan yang mengkhawatirkan pada stok cakalang dan tuna mata besar di tingkat regional. Masa depan perikanan tuna [...]
Balikpapan - Penemuan tanda-tanda keberadaan badak di Kalimantan awal tahun 2013 menjadi momentum penting bagi dunia konservasi badak di Indonesia maupun dunia. Hal ini menjadi harapan di tengah prediksi mengenai menurunnya angka populasi badak di [...]
Dunia kehilangan separuh lahan basah (wetlands) selama abad ke-20 merugikan ekonomi dan keanekaragaman hayati.
Ekosistem yang lestari akan membantu masyarakat bertahan sebelum, ketika dan sesudah terjadi bencana alam. […]