‘Obscene’ Profits of Oil Giants Chevron and Exxon Mobile
While millions across the US and globally face energy insecurity and rising costs of living, major oil and gas corporations continue to post unprecedented earnings driven by the war in the Middle East and an energy system rigged in their favor.
Independensi Institusi: Antara yang Terlihat dan yang Tak Terlihat
Praktik independensi seharusnya terlihat dalam struktur. Ia jelas, tertulis, dan dapat dipertahankan secara formal. Namun, di Indonesia, independensi mulai dipengaruhi oleh dinamika yang tidak selalu terlihat. oleh relasi kuasa, oleh koordinasi, dan oleh ekspektasi yang berkembang dalam sistem.
Households Pay $12 Trillion a Year in Hidden Fossil Fuel Costs
New research by 350.org shows that on top of soaring energy bills, fossil fuels cost households an additional $12 trillion a year in taxpayer handouts, health impacts and extreme weather damage – equivalent to a $23 million a minute “gift to Big Oil” that costs each person on Earth $1,400 per year.
Awasi Secara Serius Konsumsi Air oleh Perusahaan
Di tengah krisis air yang terus meningkat, laporan-laporan ESG perusahaan besar tampak seperti brosur pariwisata: indah secara visual, tipis secara substansi. Air sangat jelas belum terwakili dengan baik dalam proses penetapan tujuan, analisis, atau kerangka kerja ESG.
From Bombs to Barrels: The War Profit Scandal
A coalition of 130+ civil society organizations is demanding governments to secure a permanent end to the wars in Southwest Asia and break the chains of fossil fuel dependence. The open letter highlights that in addition to thousands of civilians killed by US and Israeli bombs, millions globally are being pushed into hunger and debt because of the iron grip of oil and gas on our economies.
WMO: Iklim Bumi Semakin Tidak Seimbang
Perubahan cepat dan dalam skala besar saat ini tengah terjadi. Kecanduan dunia terhadap bahan bakar fosil semakin mengacaukan iklim dan keamanan global. Memicu perang dan bencana yang merusak lingkungan dengan dampak yang akan dirasakan oleh manusia selama ratusan bahkan ribuan tahun. Kita menghadapi kondisi darurat perang dan iklim.
Terbaru di Hijauku.com
Kisah Pohon dan Persahabatan Dua Negeri yang Saling Curiga
Kisah ini adalah bukti bahwa kebaikan tidak mengenal batas kewarganegaraan. Kisah ini menjadi viral di seluruh dunia, dan saya termasuk di antara jutaan orang yang sungguh terharu, dan merasa sangat terinspirasi, oleh apa yang dicapai oleh dua orang di kedua ujung telepon tersebut.
Pensiunnya RCP8.5 dan Sesat Pikir Donald Trump
Pensiunnya sebuah skenario emisi (RCP8.5) bukan berarti krisis iklim telah selesai. Tantangan besar justru semakin menghadang. Perjuangan mengatasi krisis iklim dalam skenario baru terus menuntut perhatian serius.
‘Blackout’ di Sumatera: Saatnya Perbaikan Tata Kelola Energi Hijau Nasional
Insiden pemadaman listrik massal (blackout) yang terjadi selama dua hari terakhir ini di Sumatera, bukan sekadar gangguan teknis biasa. Peristiwa ini merupakan peringatan serius bahwa sistem energi nasional Indonesia masih memiliki kerentanan mendasar.
Kabaena, Riwayatmu Kini: Catatan Perjalanan dari Tanah yang Sedang Berubah
Catatan perjalanan ini bukan sekadar cerita tentang sebuah pulau. Ia adalah riwayat tentang bagaimana sebuah daerah telah mengalami perubahan besar dalam waktu yang relatif singkat yang semakin mengesampingkan penghargaan terhadap hak asasi manusia dan alam.
Meruntuhkan Budaya Ableisme: Inklusi, Kebudayaan dan Spirit Bandung
Di balik identitas Bandung sebagai kota kreatif, kota gerakan, sekaligus ruang lahirnya berbagai gagasan perubahan sosial, masih terdapat pertanyaan penting yang jarang dibicarakan secara mendalam: apakah ruang seni, budaya, dan ruang publik di Bandung benar-benar sudah inklusif bagi semua orang?
Revisi POJK Keuangan Berkelanjutan Minim Partisipasi Publik
Revisi POJK 51/2017 merupakan momentum penting untuk memperkuat tata kelola keuangan berkelanjutan di Indonesia di tengah meningkatnya risiko krisis iklim, konflik sosial, pelanggaran hak asasi manusia (HAM), serta maraknya praktik greenwashing di sektor jasa keuangan. Namun proses revisi yang dinilai belum berjalan secara transparan dan partisipatif.
Kuda Laut Indikator Kesehatan Ekosistem Laut
Kuda laut berperan penting sebagai indikator kesehatan ekosistem laut. Keberadaan kuda laut di wilayah lamun, bakau, maupun terumbu karang menunjukkan kondisi lingkungan yang masih baik dan mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan.
BRIN dan Mitra Laporkan Sepuluh Rekaman Anggrek Baru
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama mitra peneliti berhasil mendokumentasikan sepuluh spesies anggrek sebagai rekaman baru di Indonesia. Temuan ini memperluas data sebaran anggrek Nusantara, sekaligus menegaskan pentingnya eksplorasi biodiversitas dan kajian herbarium dalam mendukung konservasi flora Indonesia.
Indonesia ‘Surga Ekologis’ Spesies Asing dan Invasif
Keberadaan spesies asing invasif di perairan Indonesia telah memasuki tahap yang mengkhawatirkan dan berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem secara signifikan. Tercatat sekitar 50 jenis ikan asing telah tersebar di perairan Indonesia, dengan 18 di antaranya memiliki sifat invasif.
Dunia Perlu Kompas Baru di Tengah Perang dan Krisis Ekonomi
Upaya ini bisa menjadi upaya terakhir Perserikatan Bangsa-Bangsa di bawah kepemimpinan Sekretaris Jenderal, António Guterres, untuk mengembalikan tatanan dunia yang menghormati diplomasi, aturan, regulasi, norma-norma antar bangsa.
Independensi Institusi: Antara yang Terlihat dan yang Tak Terlihat
Praktik independensi seharusnya terlihat dalam struktur. Ia jelas, tertulis, dan dapat dipertahankan secara formal. Namun, di Indonesia, independensi mulai dipengaruhi oleh dinamika yang tidak selalu terlihat. oleh relasi kuasa, oleh koordinasi, dan oleh ekspektasi yang berkembang dalam sistem.
Arah Pembangunan yang Perlu Dikoreksi
Di bawah Presiden Prabowo Subianto, arah pembangunan Indonesia semakin tegas: negara harus memimpin. Proyek strategis nasional diperluas, intervensi ekonomi diperkuat, dan narasi kesejahteraan rakyat dikedepankan. Ini adalah wajah state-driven development—model yang menjanjikan lompatan cepat menuju kemakmuran.
Gugatan RUKN Tak Dikabulkan, Preseden Buruk Litigasi Iklim
Telah diperoleh fakta bahwa penyusunan RUKN tidak didahulukan oleh Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), yang menyebabkannya jadi cacat prosedur. Selain itu, RUKN juga bertentangan dengan berbagai aturan, mulai dari Undang-Undang (UU) Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) karena tidak memensiunkan PLTU batubara, UU Energi, Perjanjian Paris, hingga UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup alias UU PPLH.
Indonesia Punya Energi Alternatif Baru: Metana Hidrat
Di tengah menurunnya produksi minyak dan gas bumi konvensional, Indonesia ternyata menyimpan potensi energi alternatif yang sangat besar di dasar laut. Sumber energi ini dikenal sebagai gas hidrat atau metana hidrat, yang dinilai memiliki prospek besar sebagai energi masa depan karena jumlahnya melimpah dan belum dimanfaatkan secara optimal.
RUU Migas Tak Boleh Kejar Tayang!
Koalisi PWYP Indonesia menilai, di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu dan ancaman krisis iklim, RUU ini tidak boleh hanya menjadi instrumen administratif, melainkan harus menjadi jawaban atas kerentanan energi nasional.
From Bombs to Barrels: The War Profit Scandal
A coalition of 130+ civil society organizations is demanding governments to secure a permanent end to the wars in Southwest Asia and break the chains of fossil fuel dependence. The open letter highlights that in addition to thousands of civilians killed by US and Israeli bombs, millions globally are being pushed into hunger and debt because of the iron grip of oil and gas on our economies.
Geopolitics is Reshaping the Energy Transition
Decarbonization, renewable expansion and emissions reduction became the primary benchmarks of success. Energy was framed largely as an environmental issue, with progress measured by how quickly systems could move away from fossil fuels. That framing is now evolving.
Over $100 Billion Lost to Oil and Gas Price Spikes in First Month of Iran War
In addition to the horrific loss of human life, campaigners say the crisis highlights how dependence on fossil fuels enriches the few at the expense of the many. The analysis estimates that rising oil and gas prices have already cost consumers and businesses an additional $104.2–$111.6 billion. Impacts have been sharp and immediate, from textile factory layoffs in Bangladesh, to fuel rationing in Kenya, to a looming recession in the United States.
Three Steps Governments Can Take Now to Cut Energy Bills
As volatile energy prices continue to spike, driven in part by geopolitical instability and gas market shocks, governments face an urgent challenge: how to bring down household energy bills immediately and protect their citizens from fossil-flation making everything more expensive.
EU–US Trade Talk is Not a Trade Deal, It’s a Hostage Situation
The proposed agreement risks locking Europe into decades of fossil fuel dependency while exposing households to rising energy costs and geopolitical pressure. The warning comes amid escalating pressure from the Trump administration, which has threatened to restrict gas supplies to Europe unless the deal is agreed without amendments.
Trump’s $1 Billion “Handout to Polluters”
Trump administration will pay $1 billion to French energy giant TotalEnergies to abandon two U.S. offshore wind leases, the campaign group 350.org condemned the move as a reckless misuse of public funds that undermines clean energy progress and locks in future energy insecurity.
Sansoyo Dalu: Negara yang Sibuk, Rakyat yang Ditinggal
Perubahan iklim tidak lagi bisa disebut ancaman masa depan. Ia sudah menjadi realitas harian. Petani kehilangan pegangan karena musim tak lagi bisa dibaca. Nelayan menghadapi laut yang makin tak bersahabat. Di beberapa wilayah, air bersih mulai menjadi persoalan serius. Namun respons yang muncul masih berkutat pada proyek, program, dan seremonial.
WMO: Iklim Bumi Semakin Tidak Seimbang
Perubahan cepat dan dalam skala besar saat ini tengah terjadi. Kecanduan dunia terhadap bahan bakar fosil semakin mengacaukan iklim dan keamanan global. Memicu perang dan bencana yang merusak lingkungan dengan dampak yang akan dirasakan oleh manusia selama ratusan bahkan ribuan tahun. Kita menghadapi kondisi darurat perang dan iklim.
Kemarau 2026: Cobaan bagi Petani, Berkah bagi Nelayan Indonesia
Peneliti Ahli Utama Bidang Kepakaran Oseanografi Terapan dan Manajemen Pesisir pada Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Widodo Pranowo menjelaskan bahwa awal kemarau memicu pergerakan Angin Timuran yang kuat. Angin ini mendorong massa air permukaan laut ke arah lepas pantai, yang kemudian digantikan oleh massa air dingin kaya nutrien dari lapisan yang lebih dalam.
Pemanasan Global – dan Perubahan Iklim – akan Semakin Ekstrem
Percepatan pemanasan global yang signifikan ini menimbulkan kekhawatiran dan menunjukkan betapa tidak memadainya upaya yang dilakukan sejauh ini untuk memperlambat dan akhirnya menghentikan pemanasan global di bawah Persetujuan Paris.
Indonesia Kian Rentan Siklon Tropis
Hasil riset BRIN terkini menunjukkan adanya peningkatan intensitas dan pergeseran wilayah pembentukan siklon akibat perubahan iklim dan suhu laut yang semakin hangat. Temuan ini disampaikan oleh peneliti Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Yosef Prihanto, Kamis (5/3).
BMKG: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau tahun 2026 lebih awal dibandingkan rerata klimatologinya. Kondisi ini dipicu oleh berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026, yang kini telah bergeser ke fase Netral dan berpotensi menuju El Niño pada pertengahan tahun.
Ketika Dua ‘Kaisar’ Bertemu di Beijing
Ketika di jutaan layar orang menyaksikan Donald Trump dan Xi Jinping berjabat tangan di Zhongnanhai minggu lalu, yang ada di benak saya adalah bahwa dunia bukan hanya sedang menyaksikan pertunjukan kekuasaan, melainkan juga sedang menghitung biaya dari ketidakpastian yang mereka ciptakan bersama.
Pesan Harrison Ford untuk Generasi Muda di Seluruh Dunia
Setiap orang membutuhkan tujuan mulia untuk bisa benar-benar berkontribusi optimal dalam hidup. Pesan Harrison Ford dalam artikel ini sangat relevan bagi setiap generasi di seluruh penjuru dunia. Khusus untuk generasi muda di Indonesia, pesan Ford bahkan terasa lebih dalam, bagaikan surat yang ditujukan langsung kepada kita.
Akankah Sektor Bisnis Terus Berkubang dalam Kemubaziran?
Ruang-ruang rapat perusahaan-perusahaan terbesar di dunia seperti sangat terobsesi pada efisiensi, namun secara sistematis, dan sangat ironis, membiarkan kehancuran nilai berlangsung tanpa henti di setiap sudut rantai pasok mereka.
Ketika Objektivitas Jurnalisme Ditembak Mati oleh Israel
Di tengah lanskap media global yang semakin menyempit hingga Mei 2026 ini, pertanyaan mengenai siapa yang memiliki narasi kini bertransformasi menjadi pertanyaan yang lebih eksistensial: apakah kebenaran masih memiliki ruang untuk bernapas tanpa izin dari pemilik modal?
Membayangkan Kerjasama Indonesia – Tiongkok dalam Memajukan Keberlanjutan
Indonesia dan Tiongkok membutuhkan platform tetap yang mengubah kerja sama dari pola project-by-project menjadi ekosistem inovasi yang terukur, transparan, dan berakar pada kapasitas lokal. Sebuah ruang di mana kebijakan bertemu bukti lapangan, di mana riset universitas bertemu kebutuhan industri, dan di mana pembiayaan hijau tidak lagi dipandang sebagai utang semata, melainkan sebagai investasi bersama.
Memelihara Asa dan Menegakkan Disiplin Optimisme Demi Bumi Tercinta
Selamat Hari Bumi 2026. Dalam dunia yang tengah kehilangan kepercayaan pada institusi dan kesabaran pada proses yang lambat, Anis Dasgupta menawarkan sesuatu yang lebih berharga dari solusi teknis: sebuah kerangka berpikir tentang bagaimana manusia—dengan segala kerapuhan, kepentingan, dan keterbatasannya—bisa tetap memilih untuk bergerak bersama.
Susun Peta Jalan Solarisasi Masjid, Integrasikan Ekosistem Wakaf dalam Transisi Energi
Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menetapkan ambisi pembangunan 100 GW Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dalam beberapa tahun ke depan. Program pemasangan panel surya atap bisa memanfaatkan jaringan 800.000 masjid yang tersebar di seluruh Indonesia melaui inisiatif solarisasi masjid.
Dari Dolok Masihul ke Panggung Dunia
Dua sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, baru saja membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk menciptakan solusi nyata. SMA Negeri 1 Dolok Masihul dan SMA Negeri 1 Serbajadi berhasil menyabet penghargaan tertinggi dalam Kompetisi Antar Sekolah, Menjawab Tantangan Perubahan Iklim (Climate Change School Challenge Contest atau CCSCC), sebuah ajang nasional yang diikuti oleh 66 sekolah setingkat SLTA dari seluruh Indonesia.
Saatnya Menanggalkan Nama Timur Tengah, Ganti Menjadi Asia Barat
Nama-nama geografis tidak pernah netral. Ketika kita menamai sebuah tempat, kita tidak sekadar menunjuk titik di peta. Kita sedang membuat pernyataan tentang siapa yang berhak mendefinisikan tempat itu, dan dari perspektif siapa ia dilihat. Kawasan yang disebut Timur Tengah ternyata bukan realitas geografis yang netral, melainkan sebuah konstruksi diskursif yang diciptakan oleh kekuatan kolonial Barat.
Pertumbuhan Populasi dan Krisis Ekologi
Paul R. Ehrlich adalah salah satu sosok paling kontroversial sekaligus berpengaruh dalam sejarah pemikiran lingkungan modern. Ia meninggal pada 13 Maret 2026 lalu di Palo Alto, California. Seorang ilmuwan yang selama puluhan tahun berdiri di garis depan perdebatan global mengenai pertumbuhan populasi, kelaparan, dan krisis lingkungan.
One Illegal War After Another
Amerika Serikat, negara yang paling keras menyuarakan demokrasi, kedaulatan, dan hukum internasional adalah negara yang paling sering melanggarnya. Menelusuri sejarah peperangan ilegal Amerika Serikat bakal membuat kita semua sadar bahwa isi sesungguhnya benar-benar tak sesuai merk yang tertera di kemasan.
17 Maret adalah Episentrum Kebangkitan Masyarakat Adat
Di Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara (HKMAN) yang jatuh setiap tanggal 17 Maret, Komunitas Adat Nusantara mendesak Baleg DPR RI sahkan segera UU Masyarakat Adat.










































