Jakarta Raih Gelar ‘The Most Loveable City’ 2018

Jakarta, 19 Juli 2018 – Kota Jakarta kembali memenangkan gelar ‘National Winner’ dalam ajang One Planet City Challenge (OPCC) dan untuk pertama kalinya gelar ‘The Most Loveable City’ dari ajang kampanye We Love Cities, yang diselenggarakan oleh WWF. Dalam OPCC, Jakarta lolos melalui penilaian juri pakar internasional yang terkesan dengan pendekatan komprehensif kota Jakarta untuk mengatasi perubahan iklim dan komitmennya untuk meningkatkan penggunaan sumber energi terbarukan.

Sebagai pemenang One Planet City Challenge di tingkat nasional, Jakarta pun masuk dalam nominasi untuk menjadi pemenang global atau ‘Global Winner’ One Planet City Challenge. One Planet City Challenge (OPCC) diselenggarakan untuk meningkatkan upaya-upaya pemerintah kota mengatasi perubahan iklim dan berkontribusi dalam pemenuhan target Perjanjian Iklim Paris. OPCC adalah kompetisi terkait perubahan iklim yang terbesar dan terlama di antara kompetisi-kompetisi serupa lainnya di dunia.

Strategi kota Jakarta untuk mengurangi emisi CO2 yang signifikan termasuk pengalokasian anggaran yang realistis untuk penggunaan sumber energi terbarukan di sejumlah infrastruktur pemerintah kota, pengurangan emisi transportasi melalui penggunaan bahan bakar rendah emisi, serta memperbanyak armada dan saranan transportasi massal.

Kota Seoul di Korea Selatan—pemenang global Earth Hour City Challenge tahun 2015—menjadi panutan kota-kota di Asia Tenggara dan banyak kota lainnya di dunia yang mengalami pertumbuhan pesat. Kota Seoul menetapkan inisiatif yang ambisius untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 10 juta ton dan pemenuhan 20 persen kebutuhan listrik secara mandiri pada tahun 2020 yang membuat juri menganugerahkan gelar ‘Global Capital Hour’ kepada Kota Seoul.

“Tantangan yang kita hadapi dalam memerangi perubahan iklim, menjaga ekosistem dan sumber daya alam tidak mengenal batas. Kota berperan penting dalam menentukan arah pembangunan dunia yang berkelanjutan melalui penggunaan energi terbarukan, dan kota Jakarta adalah contoh inspiratif sebuah kota yang menanggapi tantangan ini dengan serius”, ujar Rizal Malik, CEO WWF-Indonesia. Seiring dengan meningkatnya populasi urban di dunia, yang akan berlipat ganda menjadi 6 miliar pada tahun 2050, upaya mengatasi perubahan iklim tidak dapat dilakukan di tingkat nasional saja, melainkan membutuhkan partisipasi yang lebih aktif di tingkat perkotaan.

Dari pelaksanaan kampanye We Love Cities, kota Jakarta sukses meraih dukungan publik terbanyak dengan capaian interaksi di media sosial dan situs www.welovecities.org sebanyak 164.954 interaksi, terpaut 42.000 interaksi dari kota Pasig, Filipina yang menduduki peringkat kedua.

Selama periode kampanye yang berlangsung sejak 7 Mei hingga 30 Juni 2018, kota Jakarta juga berhasil memperoleh 4.464 saran publik dimana saran terbanyak (31%) mencerminkan ekspektasi masyarakat terhadap tata transportasi yang lebih baik. Sementara, di peringkat kedua sebanyak 24% saran publik menampilkan aspirasi publik atas pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Kampanye We Love Cities sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta uang mengedepankan pendekatan berbasis gerakan untuk membangun Jakarta. Pemprov DKI menghargai kerjasama para pihak, khususnya saran-saran perbaikan dari warga untuk pembangunan kota Jakarta yang lebih baik”, ungkap Anies Baswedan, Gubernur Provinsi DKI Jakarta.

One Planet City Challenge 2018 diikuti sebanyak 132 kota dari 23 negara yang bersedia menerima tantangan ini. Sementara, kampanye We Love Cities diikuti oleh para finalis OPCC, yaitu 50 kota dari 21 negara. Sebanyak 8 kota asal Indonesia tercatat sebagai peserta OPCC tahun ini, yaitu Jakarta, Bogor, Balikpapan, Malang, Probolinggo, Tangerang, Bekasi dan Banda Aceh. Dalam memobilisasi partisipasi kota-kota ini, WWF bermitra dengan ICLEI – Local Governments for Sustainability yang juga memfasilitasi penggunaan carbonn Climate Registry (cCR) sebagai media pelaporan kinerja kota.

Sehubungan dengan topik ‘transportasi berkelanjutan’ yang menjadi topik sorotan dalam pelaksanaan One Planet City Challenge tahun ini, panel juri OPCC memberikan apresiasi khusus atau ‘Special Mentions’ kepada Kota Bogor karena pendekatannya yang kuat dan beragam untuk mewujudkan tata transportasi kota yang berkelanjutan.

–##–

Catatan Editor:

Anggota Panel Juri One Planet City Challenge 2018 terdiri dari:

  • Gino van Begin, Secretary General, ICLEI
  • Simon Giles, Managing Director and Industry Lead – Global Cities, Accenture
  • Martha Delgado, General Director Sustainable Cities Programme, Fundación PENSAR Planeta, Política, Persona
  • Dan Hoornweg, Professor and Richard Marceau Research Chair, Faculty of Energy Systems and Engineering, University of Ontario Institute of Technology
  • Seth Schultz, Director, Research, C40 Cities Climate Leadership Group
  • Aromar Revi, Director, Indian Institute of Human Settlements
  • Vijai Padmanabhan, Director, Urban Development and Water, Southeast Asia Department, Asian Development Bank
  • Alexandre Meira da Rosa, Vice-president for Countries, Inter-American Development Bank
  • Aisa Kacyira, Deputy Executive Director and Assistant Secretary-General, UN-Habitat
  • Wee Kean Fong, Senior Associate, Climate and Energy Program, World Resources Institute
  • Ede Ijjasz-Vasquez, Senior Director and Head of Global Practice, Social, Urban, Rural and Resilience, World Bank
  • David Simon, Director, Mistra Urban Futures
  • Marion Verles, CEO, Gold Standard
  • Xolisa Ngwadla, Research leader, Global change at CSIR Council for Scientific and Industrial Research
  • Alice Charles, Head of Urban Development & Services, World Economic Forum
  • Cornie Huizenga, Secretary General, Partnership on Sustainable, Low Carbon Transport (SLoCaT)
  • Kyra Appleby, Lead Cities, Carbon Disclosure Project
  • Ramiro Fernandez, Director Climate Change, Avina
  • Qiu Baoxing, Former Vice Minister, Ministry of Housing and Urban-Rural Development

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

  • Dewi Satriani | Communication Manager, WWF-Indonesia | [email protected] | +62811910970
  • Margareth Meutia | Footprint Campaign Coordinator, WWF-Indonesia | [email protected] | +628158812844
By |2018-07-19T22:48:52+00:0019 July 2018|Komunitas, Siaran Pers|0 Comments

About the Author:

Hijauku.com adalah portal hijau pertama di Indonesia. Sejak Maret 2011 kami terus berkomitmen berbagi inspirasi dan solusi ramah lingkungan. Kami merayakan ilmu pengetahuan sebagai landasan pembangunan yang berkelanjutan.

Leave A Comment

CAPTCHA *