Kampanye We Love Cities Dimulai

Jakarta, 7 Mei 2018 – Jaringan WWF global kembali meluncurkan kampanye ‘We Love Cities’ untuk merayakan upaya kota-kota di dunia menghadapi perubahan iklim. Serupa dengan pelaksanaan kampanye We Love Cities pada tahun 2016, Indonesia kembali diwakili oleh Kota Jakarta, Bogor dan Balikpapan yang akan memperebutkan gelar ‘The Most Loveable City’.

Kampanye We Love Cities adalah bagian dari kompetisi One Planet City Challenge (OPCC) yang diadakan setiap dua tahun dan diikuti oleh kota-kota di dunia untuk menunjukkan berbagai ambisi, komitmen dan inovasi yang telah dibuat untuk mengatasi perubahan iklim di kotanya masing-masing. Secara khusus, OPCC tahun ini menyorot upaya kota untuk mewujudkan mobilitas kota yang berkelanjutan. Mengingat 25% emisi CO2 dihasilkan dari sektor transportasi, OPCC mendorongkan kota untuk menunjukkan berbagai inovasi dan solusi yang dihasilkan untuk menciptakan sistem transportasi yang dapat mewujudkan mobilitas kota berkelanjutan.

Sebanyak delapan kota asal Indonesia mengikuti One Planet City Challenge tahun ini yang merupakan partisipasi Indonesia terbanyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Setelah melalui berbagai proses seleksi dan penilaian, Jakarta, Bogor dan Balikpapan kembali lolos menjadi kota finalis dan otomatis menjadi kota peserta kampanye We Love Cities.

Selama periode kampanye We Love Cities yang akan berlangsung sejak 7 Mei hingga 30 Juni 2018, masing-masing kota akan menampilkan keunggulannya masing-masing dalam upaya mengatasi perubahan iklim yang dapat mencakup sebagian atau seluruh sektor berikut, yaitu energi, transportasi, limbah, bangunan dan pangan. Selain Jakarta, Bogor dan Balikpapan dari Indonesia, kampanye We Love Cities juga akan diikuti oleh 47 kota lainnya dari 20 negara. Beberapa kota ternama yang berpartisipasi dalam We Love Cities tahun ini adalah Tokyo, Vancouver, Istanbul dan Kuala Lumpur.

Jakarta menetapkan ambisi yang kuat namun realistis dengan menetapkan penurunan emisi gas rumah kaca (CO2) sebesar 30% pada tahun 2030, dibanding tingkat emisinya pada tahun 2005. Upaya unggul yang telah dilakukan Jakarta sejauh ini adalah penggunaan sumber energi terbarukan, yaitu energi surya untuk memenuhi kebutuhan penerangan jalan, infrastruktur pemerintah kota hingga sekolah. Selain itu, pemerintah kota Jakarta pun akan meningkatkan sistem layanan bus rapid transit (BRT) untuk mengurangi tingkat penggunaan kendaraan pribadi.

Kota Balikpapan telah menetapkan target pengurangan emisi CO2 sebesar 20% pada tahun 2020, dibanding tingkat emisinya pada tahun 2010. Hal ini akan dicapai dengan pengolahan gas metana dari limbah rumah tangga menjadi energi listrik dan perluasan sistem bus rapid transit. Sementara, pemerintah kota Bogor memfokuskan pengurangan emisi karbonnya melalui promosi mobilitas berkelanjutan yang direalisasikan dengan program ‘Hari Bebas Kendaraan’ dan pembangunan rute pejalan kaki dan pesepeda yang lebih baik. Kota Bogor adalah pemegang predikat The Most Lovable City atau kota favorit pilihan netizen dalam kampanye We Love Cities 2016 setelah mengalahkan telak 45 kota peserta lainnya dengan jumlah vote dan penyebutan tagar terbanyak di media sosial.

Direktur Konservasi WWF-Indonesia, Arnold Sitompul menjelaskan “Kota adalah pusat peradaban masa depan dimana semakin banyak wilayah yang akan berkembang menjadi perkotaan dan sebagian besar populasi manusia akan hidup di perkotaan. Oleh karena itu, WWF sangat mendorongkan inisiatif kota-kota untuk berinovasi dan berkontribusi aktif mengurangi emisi gas rumah kaca dalam mengatasi perubahan iklim.”

Kampanye We Love Cities mendorongkan publik untuk memberikan dukungan kepada kota favorit masing-masing dengan memberikan vote dan saran di halaman kota dalam situs www.welovecites.org maupun melalui media sosial (Instagram, Twitter dan Facebook) dengan cara mengunggah materi foto atau video mengenai kota favorit sambil menyebutkan tagar unik kota tersebut. Pemenang We Love Cities akan ditentukan lewat banyaknya jumlah vote dan saran yang diterima di website www.welovecities.org dan jumlah like, share dan comment dari setiap unggahan asli di media sosial yang menyebutkan tagar unik kota.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Margareth Meutia | Footprint Campaign Coordinator, WWF-Indonesia | WWF-Indonesia mmeutia@wwf.id | +6281 5881 2844

Dewi Satriani | Campaign & Mobilization Manager, WWF-Indonesia |
dsatriani@wwf.id | +6281 1910 970

Untuk mengikuti perkembangan kampanye We Love Cities, silahkan memantau kanal-kanal digital sebagai berikut:

Situs web : http://www.welovecities.org
Twitter : @wwfcities (https://twitter.com/wwfcities)
Instagram : @wwfcities (https://www.instagram.com/wwfcities)
Facebook : We Love Cities (https://www.facebook.com/WeLoveCities/)

Tentang WWF-Indonesia

WWF-Indonesia adalah organisasi konservasi nasional yang mandiri dan merupakan bagian dari jaringan global WWF. Mulai bekerja di Indonesia pada tahun 1962 dengan penelitian badak jawa di Ujung Kulon, WWF-Indonesia saat ini bergiat di 32 wilayah kerja lapangan di 17 provinsi mulai dari Aceh hingga Papua. Didukung oleh sekitar 500 staf, WWF-Indonesia bekerja bersama pemerintah, masyarakat lokal, swasta, LSM, masyarakat madani, dan publik luas. Sejak 2006 hingga 2013, WWF-Indonesia didukung oleh sekitar 64.000 supporter di dalam negeri. Kunjungi www.wwf.or.id.

Tentang One Planet City Challenge (OPCC)

Dikenal sebelumnya dengan nama ‘Earth Hour City Challenge’, One Planet City Challenge atau OPCC adalah inisiatif WWF yang mengundang kota-kota di dunia untuk melaporkan aksi, inovasi dan ambisinya dalam mengatasi perubahan iklim. OPCC menggunakan perangkat pelaporan carbonn® Climate Registry untuk menampung data-data yang disampaikan setiap kota dan bermitra dengan ICLEI – Local Governments for Sustainability dalam mengundang keikutsertaan kota. Data dari laporan yang terkumpul kemudian dinilai oleh panel juri internasional yang anggotanya dipilih untuk mengidentifikasi kota-kota dengan kinerja terbaik. Hasil penilaian juri akan menentukan kota pemenang di tingkat nasional dan global yang akan menerima penghargaan di sebuah upacara penganugerahaan internasional.

Sejak inisiatif ini dimulai pada tahun 2011, sebanyak 400 kota dari 5 benua telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Pelaksanaan OPCC 2017-2018 diikuti oleh 132 kota dari 32 negara dan mengangkat tema khusus tentang mobilitas dan transportasi berkelanjutan yang merupakan tantangan serius bagi banyak kota di dunia saat ini. Bersamaan dengan pelaksanaan kampanye We Love Cities, panel juri internasional akan menetapkan kota pemenang OPCC tingkat nasional dan global yang akan diumumkan secara resmi pada bulan Juli 2018.

Untuk informasi rinci mengenai One Planet City Challenge, kunjungi http://wwf.panda.org/what_we_do/footprint/one_planet_cities/one_planet_city_challenge/

By |2018-05-11T06:36:53+00:007 May 2018|Iklim, Komunitas, Siaran Pers|0 Comments

About the Author:

Hijauku.com adalah portal hijau pertama di Indonesia. Sejak Maret 2011 kami terus berkomitmen berbagi inspirasi dan solusi ramah lingkungan. Kami merayakan ilmu pengetahuan sebagai landasan pembangunan yang berkelanjutan.

Leave A Comment

CAPTCHA *