Energi Surya Dominasi Investasi Energi Dunia

Peralihan ke energi bersih terus berlanjut. Energi surya mendominasi investasi energi dunia. Kapasitas energi surya terpasang mencetak rekor baru sebesar 98 GW (Gigawatt) pada 2017. Angka ini jauh lebih tinggi dari penambahan kapasitas terpasang energi lain termasuk dari bahan bakar fosil dan nuklir.

Nilai investasi energi surya juga naik 18% ke $160.8 miliar pada 2017. Nilai investasi ini menyumbang 57% nilai investasi di energi terbarukan (di luar PLT Air skala besar) yang mencapai $279,8 miliar. Sementara nilai investasi baru di batu bara dan gas hanya berkisar $103 miliar.

Hal ini terungkap dalam laporan berjudul Global Trends in Renewable Energy Investment 2018 yang dirilis Kamis, 5 April 2018. Laporan yang disusun oleh UN Environment, Frankfurt School – UNEP Collaborating Centre dan Bloomberg New Energy Finance ini mencatat China sebagai investor terbesar energi surya.

China mendominasi penambahan kapasitas terpasang energi surya sebesar 53 GW dengan nilai $86.5 miliar – lebih dari separuh kapasitas energi dan nilai investasi dunia. Salah satu pendorong pertumbuhan kapasitas dan investasi ini adalah menurunnya biaya energi surya dan energi bayu/angin.

Sejak 2004, nilai investasi di energi hijau, energi yang bersih dan ramah lingkungan telah mencapai $2,9 triliun. Selain China, negara-negara lain yang terus menambah kapasitas energi terbarukan adalah Australia, Meksiko dan Swedia.

Listrik yang dihasilkan oleh energi terbarukan saat ini berhasil mengurangi polusi karbon dioksida sebesar 1,8 Gigaton (Gt) atau kurang lebih sama dengan polusi yang dihasilkan oleh seluruh moda transportasi di Amerika Serikat.

Redaksi Hijauku.com

By |2018-04-07T08:27:30+00:007 April 2018|Berita, Energi|0 Comments

About the Author:

Hijauku.com adalah portal hijau pertama di Indonesia. Sejak Maret 2011, kami terus berbagi inspirasi dan solusi ramah lingkungan. Kami merayakan ilmu pengetahuan sebagai landasan pembangunan berkelanjutan.

Leave A Comment

CAPTCHA *