Perusahaan Daring Berkoalisi Perangi Perdagangan TSL

Hanya perlu beberapa menit untuk menemukan praktik perdagangan daring (dalam jaringan/online) tumbuhan dan satwa liar (TSL) yang dilindungi dan terancam punah, mulai dari ukiran gading gajah, hingga hewan hidup seperti anak harimau dan cheetah. Kerahasiaan dan keluasan jaringan Internet didukung oleh jasa pengiriman yang semakin lengkap memudahkan penjual dan pembeli melakukan transaksi perdagangan daring TSL hanya dalam beberapa klik saja.

Nilai kejahatan terkait hidupan liar (wildlife crime) menurut data Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) mencapai US$20 miliar per tahun. Lebih dari 20.000 gajah Afrika dibunuh secara ilegal demi gadingnya per tahun dan hampir 3 badak diburu setiap hari di Afrika Selatan.

Perburuan satwa liar dan dilindungi di Indonesia juga marak. Pembunuhan harimau di Kabupaten Mandailing Natal baru-baru ini diduga diprovokasi oleh para pelaku kejahatan hidupan liar. Hal tersebut terindikasi dengan hilangnya bagian kulit harimau yang sering diperdagangkan.

Guna menanggulangi maraknya perdagangan TSL daring ini, sebanyak 21 perusahaan media sosial dan perdagangan daring sepakat berkoalisi bersama Tencent, TRAFFIC, World Wildlife Fund (WWF) dan International Fund for Animal Welfare (IFAW) pada 7 Maret 2018. Bersama mereka bertekad mengurangi perdagangan tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi sebesar 80% pada 2020 di platform dan aplikasi daring mereka.

Anggota Koalisi Global untuk Menghapuskan Perdagangan Tumbuhan dan Satwa Liar secara Daring atau Coalition to End Wildlife Trafficking Online berasal dari berbagai negara di Amerika Utara, Asia, Eropa dan Afrika.

Mereka adalah Alibaba, Baidu, Baixing, eBay, Etsy, Facebook, Google, Huaxia Collection, Instagram, Kuaishou, Mall for Africa, Microsoft, Pinterest, Qyer, Ruby Lane, Shengshi Collection, Tencent, Wen Wan Tian Xia, Zhongyikupai, Zhuanzhuan dan 58 Group yang terdiri dari TRAFFIC, WWF dan IFAW. Para pelaku kejahatan tumbuhan dan satwa liar, saatnya Anda khawatir, dunia akan mengejar Anda!

Redaksi Hijauku.com

By |2018-03-08T14:37:48+00:008 March 2018|Berita, Fauna, Flora, Lingkungan|0 Comments

About the Author:

Hijauku.com adalah portal hijau pertama di Indonesia. Sejak Maret 2011 kami terus berkomitmen berbagi inspirasi dan solusi ramah lingkungan. Kami merayakan ilmu pengetahuan sebagai landasan pembangunan yang berkelanjutan.

Leave A Comment

CAPTCHA *