Panas Ekstrem Melanda Berbagai Wilayah Dunia

Anomali suhu dan cuaca terus melanda sejumlah wilayah di penjuru dunia. Rekor suhu ekstrem pada bulan Mei dan Juni pecah di wilayah Eropa, Timur Tengah, Afrika Utara dan Amerika Serikat. Organisasi Meteorologi Dunia, lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan, ancaman gelombang panas akan terus terjadi ke depannya.

Gelombang panas ini menurut WMO muncul lebih awal. Data dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menunjukkan, suhu rata-rata di daratan dan permukaan laut dari lima bulan pertama 2017 mencapai titik kedua tertinggi sepanjang sejarah.

Di Portugal, suhu yang sangat tinggi mencapai 40 derajat Celsius memicu kebakaran besar di wilayah Pedrógão Grande, sekitar 150 kilometer sebelah Timur Laut Lisbon, mencabut lebih dari 60 nyawa. Negara tetangga Portugal yaitu Spanyol juga mengalami suhu di musim semi terpanas dalam 50 tahun. Rekor suhu tertinggi juga dialami Perancis di mana suhu sore hari lebih tinggi 10 derajat dari suhu rata-rata tahun ini.

Penerbangan di wilayah barat daya Amerika Serikat hingga California juga terganggu akibat suhu panas yang mencapai 49 derajat Celsius. Penerbangan di Phoenix Sky Harbour International Airport di Arizona ditunda akibat suhu yang terlalu tinggi.

Menurut catatan WMO rekor suhu tertinggi masih dipegang oleh Kuwait pada Juli tahun lalu dimana suhu tercatat mencapai 54 derajat Celsius, suhu tertinggi di Asia dan seluruh belahan bumi bagian timur.

Redaksi Hijauku.com

By | 2017-08-06T17:27:14+00:00 21 June 2017|Berita, Iklim|0 Comments

About the Author:

Hijauku.com adalah portal hijau pertama di Indonesia. Sejak Maret 2011 kami terus berkomitmen berbagi inspirasi dan solusi ramah lingkungan. Kami merayakan ilmu pengetahuan sebagai landasan pembangunan yang berkelanjutan.

Leave A Comment

CAPTCHA *