Gerakan Divestasi Terus Mendunia

DUNIA – Ribuan orang hadir di 260 acara di 45 negara di enam benua, selama Mobilisasi Divestasi Global (MDG), menunjukkan kepemimpinan iklim berbasis gerakan, disaat pakar iklim dunia sedang berpartisipasi dalam perundingan iklim di Bonn dan menteri-menteri senior tengah mempersiapkan KTT G7 di Sisilia. Pada saat yang sama, peserta kampanye, kelompok agama, akademisi, dan komunitas lokal yang terdampak membangun gerakan divestasi energi fosil yang saat ini tengah menyebar di Asia, Amerika Latin, dan Afrika, yang menjadi landasan untuk divestasi di masa depan.

Ketika pemerintah mengecewakan rakyatnya, saat Presiden Trump mengancam untuk meninggalkan Kesepakatan Paris, dan dampak iklim membawa kita ke bencana yang belum pernah kita bayangkan–banjir, kebakaran hutan, badai, dan kekeringan–divestasi telah terbukti merupakan cara efektif untuk melemahkan kekuatan industri energi fosil secara politik dan finansial.

Komitmen global untuk berdivestasi sudah mencapai 710 institusi di 76 negara, mewakili lebih dari US$5.5 triliun aset yang dikelola, mengindikasikan bahwa industri energi fosil tidak memiliki masa depan.

Selama MDG, masyarakat dan institusi ternama di seluruh dunia mampu bertindak cepat dan membuat perubahan penting dalam hal kepemimpinan iklim. Termasuk pengumuman dari sembilan organisasi Katolik di seluruh dunia perihal keputusan mereka untuk berdivestasi dari energi fosil adalah divestasi organisasi Katolik terbesar hingga saat ini. Sebanyak 27 institusi Katolik kini telah berdivestasi. Sementara di Brasil, lebih dari 3000 orang berpartisipasi dalam doa bersama bdi sebuah acara di luar Katedral Umuarama, untuk menyuarakan harapan mereka akan masa depan bebas dari energi fosil.

Di seluruh Eropa, hubungan antara pemerintah kota dan perusahaan energi fosil sedang mendapat sorotan. Lebih dari 1000 orang berdemonstrasi di Munich, Jerman dan kampanye-kampanye berlangsung di Inggris termasuk kampanye di 14 Balaikota di seluruh London menuntut divestasi. Para peserta kampanye juga menaruh tekanan kepada dana pensiun universitas, institusi keagamaan, kesehatan dan kebudayaan seperti Museum Louvre di Paris, Museum Van Gogh di Amsterdam dan Museum Inggris.
Pertarungan untuk melindungi masyarakat dan planet ini saling terhubung di seluruh dunia, di sisi dunia yang lain uang terhubung melalui proyek infrastruktur yang sedang dibangun di tempat lain. Ratusan orang berkumpul di Jakarta untuk mendengarkan perwakilan komunitas dari Indramayu, Jawa Barat menceritakan perjuangan mereka selama hidup di bawah bayang-bayang pembangkit listrik tenaga batubara. Dalam sebuah acara di Jepang perihal studi kasus bank Jepang yang mendanai pembangkit listrik tenaga batubara di Indonesia dan jalur pipa di Amerika Serikat, menjadi sorotan dan tekanan agar bank Jepang menjauh dari energi fosil.

Para peserta kampanye di Selandia Baru dan Australia menargetkan perusahaan batubara raksasa Australia Adani dengan meminta semuabank yang berinvestasi di sana, termasuk CommBank untuk menghentikan pendanaannya. Terumbu karang di Great Barrier Reef, Australia telah mengalami kerusakan akibat pemutihan besar-besaran selama dua tahun berturut-turut. Setiap ekspansi pertambangan akan semakin memperparah kondisinya.

Sementara di New York, 150 aktivis berkampanye di dalam Trump Tower, menyerukan agar para pejabat Kota New York memutuskan kerja sama mereka dengan perusahaan minyak dan gas yang memegang kendali Gedung Putih. Dalam menghadapi penyangkalan pemerintah federal dan kemungkinan AS meninggalkan Kesepakatan Paris, penting untuk menunjukkan bahwa pemimpin lokal dapat membuat dampak besar dalam kepemimpinan iklim, sementara di wilayah lain negara tersebut sedang mengalami banjir parah.

Divestasi juga berarti menyediakan sarana untuk peralihan yang adil dengan berinvestasi ke sistem energi terbarukan. Hal ini dibahas pada acara yang diadakan di Afrika di sejumlah universitas dan komunitas lokal, dimana dampak industri energi fosil dalam menyebabkan perubahan iklim dibahas bersama dengan solusi energi bersih. Terutama dalam kaitannya dengan menghadapi kekeringan terbesar yang pernah dialami oleh benua tersebut.

Masa depan ada di dalam divestasi untuk mendukung masyarakat yang paling terkena dampak perubahan iklim, dan dampak ekonomi berbasis energi kotor. Gerakan divestasi memberikan contoh apa yang pemerintah perlu lakukan: menarik dana dari sumber masalah dan berinvestasi kepada solusi.

Kami sangat membutuhkan perubahan ini di dalam sistem energi global, jauh dari ketergantungan akan energi fosil yang mengakibatkan perubahan iklim, dan menjadikan energi terbarukan solusi untuk semua. Mulai dari 2017 dan seterusnya, gerakan divestasi akan terus berkembang baik dalam jumlah, kekuatan dan keberanian untuk mewujudkannya.

###

SOROTAN LAIN TERMASUK:

Masyarakat menargetkan institusi kebudayaan untuk berhenti menerima sumbangan sponsor dari industri energi fosil termasuk di Museum Louvre, Van Gogh dan Museum Inggris. Para peserta kampanye di Stockholm menggelar aksi teatrikal ‘banjir’ di depan museum Nobel untuk mendesak Yayasan Nobel melakukan divestasi.

Kelompok-kelompok keagamaan mengambil sikap moral dan bekomitmen untuk berdivestasi meliputi lebih dari seperempat pertemuan Quaker di Inggris, sembilan institusi Katolik berdivestasi dan kelompok 30 pendeta termasuk tiga uskup Gereja Inggris mengirim surat terbuka kepada Dewan Pensiun Gereja Inggris, meminta mereka untuk berdivestasi dari perusahaan energi fosil dan berinvestasi pada energi alternatif terbarukan.

Pelajar dan akademisi terus memimpin dengan aksi kreatif, termasuk kegiatan di Universidad de San Martin, Argentina; Universidad Católica Boliviana, Bolivia; Fossil Free Stellenbosch dan Fossil Free University Cape Town di Afrika Selatan Universitas Abubakar Tafawa Balewa di Nigeria. Mahasiswa berbahasa Prancis dan Flemis di enam universitas di Belgia mengirimkan surat terbuka bersama untuk meminta institusi mereka agar menghentikan investasi pada energi fosil.

Bank merasakan tekanan untuk berdivestasi, menjauhkan diri dari pabrik batubara, minyak dan pengeboran. Aktivis mengambil tindakan melawan bank yang berinvestasi di industri batubaru di Jepang, Indonesia, Jerman, sementara di Inggris mereka menargetkan Barclays untuk berhenti berinvestasi di industri pengeboran.

Politisi juga merasakan tekanan dari aktivis yang berkampanye di Trump Tower di New York, lebih dari 50 anggota parlemen mendukung permintaan terhadap £612 juta dana pensiun di parlemen Inggris untuk ‘menanggapi perubahan iklim secara serius’ dan melepaskan diri dari energi fosil. Di Belanda, guru-guru, ilmuwan dan pegawai negeri mendesak lembaga dana pensiun nasional ABP agar tidak menginvestasikan tabungan pensiun mereka di energi fosil.

LEMBAR KUTIPAN:

Lidy Nacpil, Gerakan Masyarakat Asia terhadap Hutang dan Pembangunan (APMDD): “Divestasi telah menunjukan kepada dunia bahwa menghentikan pembiayaan energi fosil bisa dan harus dilakukan. Pertarungan untuk melindungi masyarakat dan planet ini saling terhubung di seluruh dunia, di sisi dunia yang lain uang terkoneksi dengan proyek infrastruktur yang sedang dibangun di tempat lain. Divestasi adalah sebuah aksi solidaritas dan keadilan yang kuat bagi masyarakat yang paling rentan di dunia, sebuah perlindungan terhadap alam dan planet kita. Kami sangat membutuhkan transformasi di dalam sistem energi global, terlepas dari ketergantungan energi fosil yang menyebabkan perubahan iklim, dan melawan perusahaan energi fosil yang menentang kemajuan dalam aksi iklim dan mengutamakan keuntungan di atas manusia dan planet. Divestasi telah terbukti menjadi salah satu cara yang paling efektif dalam mendorong perubahan yang sangat diperlukan ini”

Bill McKibben, Penulis dan salah satu Pendiri 350.org: “Tidak diragukan lagi saat ini kita berada dalam situasi darurat perubahan iklim. Hari demi hari masyarakat menderita akibat dampak perubahan iklim. Ada banyak cara untuk menghadapi keadaan darurat ini dan divestasi memungkinkan kita untuk menghalangi pembiayaan proyek energi fosil penyebab di balik krisis ini. Fakta bahwa gerakan divestasi energi fosil telah tumbuh secara eksponensial dalam beberapa tahun terakhir merupakan berita terbaik yang pernah ada. Dari Kepulauan Pasifik sampai ke Afrika Selatan, dari Amerika Serikat sampai Jerman, masyarakat berdiri dan menantang kekuatan industri energifosil.”

Hoda Baraka, 350.org Direktur Komunikasi Global: “Selama MDG dan selama bertahun-tahun menjelang itu, gerakan iklim telah menyoroti kebohongan industri energi fosil. Exxon telah mengetahui dampak perubahan iklim selama bertahun-tahun dan secara terbuka menyangkalnya—hal ini telah betul-betul merusak reputasi perusahaan tersebut. CEO Shell, Ben van Beurden baru-baru ini menyuarakan secara terbuka, menyatakan bahwa reaksi publik terhadap energi fosil dapat mengancam masa depan industri. Hasilnya terlihat jelas—lembaga-lembaga tidak lagi mau terafiliasi dengan hal tersebut. Pertumbuhan gerakan divestasi telah melumpuhkan industri yang berjalan ”

Melina Laboucan-Massimo, Pendiri Lubicon Solar, Lubicon Cree Nasional Pertama di Alberta, Kanada: “Tidak hanya divestasi telah terbukti menjadi cara efektif untuk melemahkan kekuatan industri energi fosil, tapi juga menyediakan sarana peralihan yang adil dengan berinvestasi kembali ke sistem energi terbarukan. Masa depan kita ada di dalam investasi yang mendukung masyarakat yang paling terdampak perubahan iklim dan ekonomi berbasis energi kotor. Gerakan divestasi memberikan contoh apa yang pemerintah perlu lakukan: menarik dana dari sumber masalah dan berinvestasi kepada solusi. Itu merupakan cara terbaik untuk memastikan masa depan yang cerah bagi manusia dan planet.”

Kumi Naidoo, Direktur Pusat Rakyat Sipil Afrika: “Masyarakat di seluruh dunia mengambil alih kekuasaan lewat divestasi. Mereka berdivestasi dari energi fosil dan mengirimkan pesan kuat kepada politisi-politisi dan perusahaan sejenis: akhir dari energi fosil sedang berlangsung; tercapainya 100% energi terbarukan untuk semua tidak bisa dihindari. Mereka yang mempertaruhkan masa depan menggunakan energifosil akan terus berkurang, warga dunia menuntut peralihan yang adil menuju masa depan yang hijau.”

FOTO DAN VIDEO:
Foto-foto dari seluruh dunia pilihan editor tersedia di sini. Foto-foto tambahan tersedia di sini. | Cuplikan video tersedia di sini.

CATATAN EDITOR:
Kamu akan menemukan informasi tambahan termasuk jawaban atas pertanyaan yang sering ditanyakan dan kontak media untuk setiap aksi di MDG paket media.

Gambaran detail komitmen divestasi hingga saat ini dapat ditemukan di sini.

KONTAK:
Hoda Baraka, Direktur Komunikasi Global 350.org, [email protected], +20-1001840990

By | 2017-05-16T10:49:43+00:00 15 May 2017|Energi, Iklim, Investasi, Siaran Pers|0 Comments

About the Author:

Hijauku.com adalah portal hijau pertama di Indonesia. Sejak Maret 2011 kami terus berkomitmen berbagi inspirasi dan solusi ramah lingkungan. Kami merayakan ilmu pengetahuan sebagai landasan pembangunan yang berkelanjutan.

Leave A Comment