EBT Pasti Ungguli Energi Fosil

Energi baru dan terbarukan (EBT) akan lebih murah dibanding energi fosil hanya dalam waktu 10 tahun. Laporan yang didukung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa menemukan bukti kuat bahwa energi terbarukan akan mendominasi peta energi masa depan. Perusahaan multinasional pun semakin banyak yang beralih ke energi terbarukan baik dengan membeli maupun membangun pembangkit sendiri.

Laporan berjudul “The Renewables Global Futures Report: Great debates towards 100 per cent renewable energy” mencatat lebih dari 70% ahli yakin bahwa peralihan 100% dunia ke energi terbarukan adalah langkah yang realistis dan bisa dilakukan. Optimisme ini terutama muncul dari ahli yang berasal dari Eropa dan Australia. Laporan ini juga menemukan fakta bahwa biaya energi terbarukan terus menurun dan akan lebih murah dibanding bahan bakar fosil hanya dalam waktu 10 tahun.

Ahli yang agak pesimistis kebanyakan berasal dari Afrika, Amerika dan Jepang. Mereka kurang yakin jika negara mereka bisa beralih 100% ke energi terbarukan pada 2050. Kekurangyakinan mereka sebagian besar dipicu oleh banyaknya konflik kepentingan dengan para pemain di industri energi fosil/konvensional. Kondisi politik dan kebijakan pemerintah Amerika Serikat saat ini mencerminkan tantangan tersebut. Dukungan pemerintah dinilai penting guna mendukung investasi dalam aksi efisiensi energi dan energi terbarukan. Laporan yang disusun oleh REN21 ini bersumber dari wawancara 114 ahli energi ternama dari berbagai belahan dunia.

Redaksi Hijauku.com

By | 2017-04-29T19:45:05+00:00 4 April 2017|Berita, Bisnis, Ekonomi, Energi, Investasi|0 Comments

About the Author:

Hijauku.com adalah portal hijau pertama di Indonesia. Sejak Maret 2011 kami terus berkomitmen berbagi inspirasi dan solusi ramah lingkungan. Kami merayakan ilmu pengetahuan sebagai landasan pembangunan yang berkelanjutan.

Leave A Comment

CAPTCHA *