Tekad Perjanjian Paris Kurang Ambisius

Negara-negara yang meratifikasi Perjanjian Paris dinilai kurang ambisius dalam menekan kenaikan suhu bumi. Hasil kajian International Energy Afency (IEA) menemukan, tekad negara-negara dunia dalam Perjanjian Paris hanya mampu menekan kenaikan emisi terkait energi dari 650 juta ton per tahun sejak tahun 2000 menjadi 150 juta ton per tahun pada 2040.

Menurut analisis IEA, pengurangan tersebut hanya akan mampu membatasi kenaikan suhu bumi hingga 2.7°C pada 2100. Sementara target untuk menekan kenaikan suhu bumi di bawah 2°C akan sulit terpenuhi. Diperlukan upaya lebih keras melalui kebijakan, teknologi rendah karbon dan aksi efisiensi guna mencapai target tersebut.

Menurut IEA, emisi karbon harus mencapai puncaknya dalam beberapa tahun ke depan dan perekonomian global harus menjadi netral karbon pada akhir abad ini. Hal ini diterjemahkan menjadi beberapa potensi aksi. Diantaranya adalah jumlah mobil listrik harus mencapai 700 juta by 2040 dan dunia harus mengurangi permintaan minyak lebih dari 6 juta barel minyak per hari.

Redaksi Hijauku.com

By | 2017-04-23T14:40:44+00:00 27 March 2017|Berita, Ekonomi, Iklim, Lingkungan|0 Comments

About the Author:

Hijauku.com adalah portal hijau pertama di Indonesia. Sejak Maret 2011 kami terus berkomitmen berbagi inspirasi dan solusi ramah lingkungan. Kami merayakan ilmu pengetahuan sebagai landasan pembangunan yang berkelanjutan.

Leave A Comment