Dunia Lindungi 12,7% Wilayah Samudra dan Pesisir

Green turtle swimming - Brocken Inaglory - WikipediaSejak April 2016, 3,6 juta km2 wilayah lautan telah menjadi wilayah suaka laut. Luas wilayah suaka laut (marine protected area) tersebut mencapai 5% dari seluruh wilayah samudra atau lebih luas dari wilayah India. Hal ini terungkap dalam berita Perserikatan Bangsa Bangsa yang dirilis Rabu, 14 Desember.

Sementara itu, Convention on Biological Diversity (CBD), yang akan menggelar pertemuan di Meksiko minggu ini, menyeru dunia untuk meningkatkan luas wilayah suaka laut dan pesisir menjadi 10% pada 2020. Target – yang menjadi bagian dari Target Keanekaragamanhayati Aichi tersebut – saat ini telah terlampaui.

Semua itu berkat diresmikannya 5 wilayah suaka laut raksasa atau “Mega MPAs” di wilayah perairan Chili, Palau, Hawai, Kepulauan Pitcairn dan Santo Helena di Atlantik Selatan. Sehingga luas wilayah suaka laut dan pesisir yang dilindungi kini mencapai 12,7%.

Luas wilayah darat dan laut yang dilindungi terus bertambah. Dalam laporan Hijauku.com sebelumnya terungkap, saat ini 15% dari luas wilayah daratan dunia telah menjadi kawasan lindung/suaka. Data terbaru dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan World Conservation Monitoring Centre, lembaga di bawah Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) menyebutkan, dunia saat ini memiliki 14.859 wilayah suaka laut dengan luas mencapai 18,5 juta km2.

Namun data di atas kertas terkadang tidak sesuai dengan praktik pelaksanaan di lapangan. Laporan Protected Planet 2016 menemukan, hanya sepertiga wilayah suaka laut yang melindungi lebih dari 10% wilayah mereka. Hal ini berarti 90% wilayah suaka laut masih belum terlindungi dengan baik. Lebih dari 3 miliar penduduk dunia saat ini bergantung mata pencahariannya dari samudra atau lautan. Jika dikelola secara baik, wilayah suaka laut bisa meningkatkan populasi ikan dan keanekaragaman hayati. Masih banyak pekerjaan rumah menanti.

Redaksi Hijauku.com

By | 2016-12-15T13:46:05+00:00 15 December 2016|Berita, Gaya Hidup, Komunitas, Lingkungan|0 Comments

About the Author:

Hijauku.com adalah portal hijau pertama di Indonesia. Sejak Maret 2011 kami terus berkomitmen berbagi inspirasi dan solusi ramah lingkungan. Kami merayakan ilmu pengetahuan sebagai landasan pembangunan yang berkelanjutan.

Leave A Comment

CAPTCHA *