Inilah Potensi Panas Bumi Indonesia

Indonesia memiliki potensi panas bumi terbesar di dunia, namun baru sedikit yang dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan.

Hal ini terungkap dari laporan WWF-Indonesia berjudul “Menyalakan Cincin Api: Sebuah Visi Membangun Potensi Panas Bumi Indonesia -Igniting the Ring of Fire: A Vision for Developing Indonesia’s Geothermal Power” yang diluncurkan kemarin (5/7).

Laporan ini adalah sebuah kajian yang mengelaborasi tantangan dan peluang pengembangan energi panas bumi di Indonesia, dan memberikan peta kemungkinan solusinya.

Menurut WWF, Indonesia memiliki potensi energi panas bumi terbesar di dunia, dengan setidaknya 29 Giga Watt total potensi panas bumi. Dari jumlah tersebut, Indonesia baru memanfaatkan sekitar 1,2 Giga Watt.

Kebijakan Energi Nasional telah menargetkan agar panas bumi dapat menyokong 5% bauran energi nasional pada 2025, namun hingga saat ini, menurut WWF, panas bumi baru berkontribusi 1% dengan perkembangan yang lambat.

Beragam kendala dan tantangan dihadapi dalam pengembangan panas bumi, baik dari sisi kebijakan dan regulasi, pengaturan institusi, isu koordinasi lintas sektor, otonomi daerah, sumber daya manusia, isu tata kelola (good governance), dan hal-hal teknis, seperti: akurasi data, proses tender, pelibatan masyarakat dalam proses pembangunan, negosiasi harga, perijinan, dan lainnya.

Nazir Foead, Direktur Konservasi WWF-Indonesia, menegaskan, “Sudah saatnya, pengembangan energi terbarukan menjadi prioritas pengelolaan energi nasional yang berkelanjutan. Seiring perkembangan ekonomi, kebutuhan listrik Indonesia meningkat pesat rata-rata lebih dari 7% per tahun, dan sebagian besar dipasok dari sumber energi fosil yang semakin terbatas. Kita memiliki sumber energi terbarukan yang melimpah, mengapa tidak dikembangkan? Ini bukan pilihan, tapi kebutuhan mendesak.”

WWF-Indonesia, sebagai organisasi konservasi yang tahun ini genap berusia 50 tahun, sedang melaksanakan program “Geothermal Ring of Fire”.

Program yang dikembangkan bersama dengan WWF Filipina dan WWF Climate & Energy Global Initiative ini diharapkan dapat memacu pergerakan signifikan pemanfaatan sumber energi terbarukan, khususnya produksi dan pemanfaatan panas bumi yang berkelanjutan di Indonesia dan Filipina pada tahun 2015.

Nyoman Iswarayoga, Direktur Program Iklim dan Energi WWF-Indonesia menyatakan, “Panas bumi sebagai energi terbarukan mampu menopang ketahanan energi nasional dalam jangka panjang, antara lain karena rendah emisi dan butuh lebih sedikit lahan daripada jenis energi lain, mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil untuk kebutuhan listrik, dan mengurangi beban subsidi energi.”

“Sifat panas bumi yang site specific, tidak dapat disimpan, dan tidak bisa juga ditransportasikan jauh membuatnya tidak bisa menjadi komoditi ekspor dan akhirnya lebih tahan terhadap kompetisi energi global dan fluktuasi harga energi dunia. Selain itu, pengembangan sumber energi panas bumi menciptakan lapangan pekerjaan yang mendorong peningkatan kesejahteraan dan produktivitas ekonomi masyarakat sekitar.”

Untuk turut mendorong pengembangan panas bumi yang berkelanjutan dan mendukung ketahanan energi Indonesia jangka panjang.

WWF-Indonesia mengajak peran serta para pemangku kepentingan untuk melakukan pengawasan dan evaluasi proyek secara keseluruhan, diantaranya melibatkan perwakilan dari Bappenas, Dewan Energi Nasional, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Keuangan, Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah, PT PLN (Persero), Perusahaan Pengembang Panas Bumi dan Asosiasi Panas Bumi Indonesia, akademisi, dan organisasi swadaya masyarakat lain.

Laporan lengkap dapat diunduh di sini.

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,



Related Posts

Forest fire - Public Domain Images
Menguji Komitmen Aksi Perubahan Iklim
Gas mask - dybizdotcom
Jangan Jadikan Polusi Sebagai Gaya Hidup
Spraying pesticides - Bikyamasr
12 Negara Hancurkan Pestisida Berbahaya
Green logo @ Eagle Wing Tours
Dunia Terus Beraksi Hijau Menyambut Rio+20
Dennis Jarvis @ Flickr
Ekonomi Hijau Kurangi Kemiskinan
Gambar 5
Menciptakan Wayang dari Karton Daur Ulang