Berhemat dengan Makanan Organik

Makanan organik di supermarket terkenal mahal dan kurang segar. Namun jangan khawatir, simak kiat-kiat dari Sustainablog berikut ini agar Anda tetap bisa sehat dan berhemat dengan mengonsumsi makanan organik.

1. Kecuali jika Anda sudah menemukan supermarket yang terpercaya kesegarannya dan bersaing harganya, lupakan makanan organik dari supermarket. Sangat sulit bagi konsumen  untuk memastikan asal produk organik yang dijual di supermarket. Produk itu bisa saja dikirim lewat laut atau darat dari jarak beribu kilometer jauhnya sehingga harganya menjadi sangat mahal. Alih-alih, Anda bisa pergi ke petani di pasar lokal yang menjual produk-produk segar sesuai dengan musim tanam.  Jalin hubungan baik dengan mereka untuk mendapatkan potongan harga!

2. Beli telur organik yang lebih beraroma, bergizi dan lebih besar sehingga Anda tidak perlu menggunakan penyedap rasa yang mahal untuk melezatkan masakan Anda.


3. Beli ayam organik yang lebih kaya rasa dan tidak menyusut saat dimasak sehingga Anda bisa memasak makanan lebih banyak. Saat ayam biasa dari supermarket hanya cukup untuk satu kali makan sekeluarga, ayam organik bisa dikonsumsi dua kali plus kaldunya yang bergizi bisa digunakan untuk sup yang lezat. Jadi Anda bisa meraih tiga manfaat dari satu potong ayam organik karena banyak dari kita yang enggan menyimpan ayam pedaging karena kandungan antibiotik dan obat-obatannya. Beli satu potong ayam organik, Anda bisa memasak lebih banyak dan hati tenang saat menyimpannya.

4. Beli buah-buahan organik yang mengandung lebih banyak antioksidan. Semua orang tahu antioksidan sangat penting untuk mencegah kanker. Banyak buah-buahan lokal yang kaya akan antioksidan, seperti delima, manggis, murbei dsb. Cari di pasar lokal untuk mendapatkan buah organik yang sehat dan segar!

5. Menanam sayuran organik. Berkebun tidak sulit. Jika Anda ingin berhemat, pilih sayuran yang sering Anda konsumsi dan tanam sendiri di kebun Anda. Anda juga bisa menanam tomat, kentang, selada yang mudah tumbuh yang bisa menjadi sumber nutrisi dan bernilai ekonomis dalam jangka panjang.

6. Berhenti membeli makanan olahan. Sebagai gantinya Anda bisa membeli produk organik segar dan menjadikannya sebagai bahan masakan, sehingga Anda bisa mengonsumsi masakan organik rumahan dan menghemat biaya membeli masakan jadi.

Dengan sedikit kreatifitas Anda bisa menghemat biaya dengan mengonsumsi makanan organik. Badan Anda sehat, lingkungan juga terjaga.

Redaksi Hijauku.com

Tags: , , , , , , ,



Related Posts

Slum in Quito - Marcio Ramalho
Rumah Sehat Masyarakat Pun Sehat
Urban Agriculture - Wikimedia Commons
13 Resolusi untuk Mengubah Sistem Pangan Dunia
armigeress @ Flickr
Probiotik: Sumber Makanan Sehat untuk Keluarga
Lung asbestos bodies - Alex Brollo
Asbes dan Rokok Perparah Risiko Kanker
Plastic Beach - Doug Lee @ Geograph.org.uk
Plastik: Kurangi atau Tinggalkan Mulai Sekarang
Social media - Rosaura Ochoa
Media Sosial Tingkatkan Kesehatan